Enjoy cooking
Browse through over
650,000 tasty recipes.
Home » » Jijik Ada Parasit di Produk Makarel

Jijik Ada Parasit di Produk Makarel

AKSIKOTABOGOR.COM, Jakarta - Sejumlah merek ikan makarelkalengan ditarik BPOM dari peredaran lantaran mengandung parasit cacing. Menteri Kesehatan Nilai F Moeloek menyebut kandungan cacing itu tak terlalu bermasalah bagi tubuh manusia jika dimasak dengan benar.

"Cacing itu sebenarnya isinya protein, berbagai contoh aja tapi saya kira. Kalau sudah dimasak kan saya kira juga steril. Insyaallah nggak jadi ini (penyakit)," kata Nila di Gedung DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/3/2018).

Terkait penarikan 27 merek makarel oleh BPOM, Nila mengaku tak tahu menahu. Menurutnya, permasalahan tersebut tak perlu dibesar-besarkan hingga membuat takut masyarakat.

Baca juga: Heboh Ikan Makarel Bercacing, Ini Bedanya Ikan Sarden dan Ikan Makarel

"Tidak selalu yang kecil semua dikoordinasi. Kalau dia (BPOM) sudah diselesaikan, penyelesaiannya ada, saya kira ya sudah," ujarnya.

Seperti diketahui, BPOM RI telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 541 sampel ikan dalam kemasan kaleng yang terdiri dari 66 merek. Hasil pengujian menunjukkan 27 merek (138 bets) positif mengandung parasit cacing, terdiri dari 16 merek produk impor dan 11 merek produk dalam negeri.


Diketahui bahwa produk dalam negeri tersebut juga menggunakan bahan baku yang berasal dari impor. BPOM pun telah memerintahkan kepada importir dan produsen untuk menarik produk dengan bets terdampak dari peredaran dan melakukan pemusnahan.

Ikan makarel yang tercemar parasit cacing ini diduga berasal dari laut China. Namun memakan parasit disebut tidak berbahaya, hanya saja bisa juga akan jadi masalah bagi sebagian orang.

Baca juga: Biar Tak Tertular Cacing dari Ikan Laut, Ini Saran Ahli Pangan

"Itu tergantung individu, kasus per kasus. Ulat kan ada proteinnya, kalau enggak cocok sama orang tertentu ya bisa (alergi). Sama saja kayak telur, secara umum kan enggak masalah, tapi beberapa orang ada yang masalah," ungkap ahli pangan dari Universitas Sahid Jakarta, Prof dr Hardinsyah, MS.

BPOM sendiri mengatakan parasit cacing ditemukan dalam keadaan mati di ikan makarel. Kepala BPOM Penny K Lukito juga menyiratkan bahwa temuan cacing dalam ikan makarel tidak serta merta menyebabkan racun berbahaya bagi tubuh.

"Temuan cacing ini pun sudah dalam kondisi mati, tapi setelah kami telusuri apa akibatnya dan sebagaimana, karena ditemukan dalam kondisi mati, mungkin ahli bisa jelaskan, efeknya tidak ada zat berbahaya," kata Penny, Rabu (28/3).(tsa/elz)

Artikel Asli



SHARE

About Admin Aksi Kota Bogor